Minggu, 24 Juni 2012

Cerita Motivasi Tentang Monyet


Seorang profesor sedang mengadakan penelitian terhadap beberapa ekor monyet.
Monyet A dan monyet B dimasukkan kesebuah ruangan tertutup yang didalamnya diletakkan sebatang tiang, dimana pada puncak tiang itu terdapat satan dan pisang.
Monyet A mulai memanjat tiang itu, pada saat yg bersamaan sang profesor menyiramkan air sehingga terpelesetlah monyet A dan jatuh.
Monyet A berusaha untuk memanjat lagi, tapi krn licin, kembali dia terjatuh, begitu seterusnya, sehingga monyet A menyerah.
Kemudian giliran monyet B, melakukan hal yg sama dengan monyet A, berulang kali mencoba dan jatuh, menyerah jugalah monyet B.
Kemudian, sang profesor memasukkan monyet C kedalam ruangan tersebut.
Monyet C ingin memanjat tiang tsb, sebelum hal itu terjadi, monyet A dan monyet B dengan semangat menasehati monyet C untuk tidak mengalami hal yang konyol yaitu terpeleset dan jatuh.
"Percuma kamu memanjat tiang itu, kami berdua sudah mencoba berulang kali tetapi selalu gagal"
Akhirnya monyet C menuruti nasehat kedua monyet itu, dia tidak berusaha mencoba memanjat lebih dahulu.
Kemudian sang profesor mengeluarkan monyet A dan B, dimasukkannyalah monyet D dan monyet E.
Monyet D dan monyet E ingin sekali memanjat tiang itu, tetapi monyet C mencoba menasehati mereka untuk tidak sekali-kali memanjatnya kalau tidak ingin terpeleset dan jatuh.
Monyet D mendengar dan mematuhi nasehat tsb, dia tidak berusaha untuk memanjat.
Tapi lain halnya dengan monyet E, dia tidak mendengarkan nasehat itu, dia tidak terpengaruh dengan nasehat itu, dia mulai mencoba untuk memanjat.
"Apa salahnya mencoba" pikir monyet E Karena sang profesor tidak memberi air lagi pada tiang itu, monyet E akhirnya dapat mencapai puncak dan mendapatkan pisang.

Pesan moral yang di berikan :

Dari ilustrasi tersebut di atas, dapat kita jumpai beberapa karakter :
 A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke orang lain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga akan merasakan kegagalan seperti mereka.

Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri. Ini termasuk orang yang tidak memiliki pendirian dan tekad yang bulat sehingga mudah terpengaruh dengan orang lain.

Karakter E adalah tipe orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Tekadnya sangat bulat. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka. Walaupun dia mendengarkan nasihat tentang apa yang akan dihadapinya, ia tetap maju dan berusaha.

Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekalihal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita hanya tinggal sebuah impian belaka. Orang yang memiliki karakter A,B,C dan D akan cenderung mudah menyerah dengan sedikit mendengar hal – hal negatif yang diperoleh oleh orang – orang di sekitar mereka. Berbeda dengan karakter E yang tetap berusaha walau orang disekelilingnya memberikan pengaruh negatif dan mematahkan semangatnya. Sebagai teman yang baik pasti akan selalu mengingatkan temannya untuk tidak melakukan sesuatu hal yang beresiko atau sudah diketahui akan kegagalannya. Namun selama kita masih belum pernah mencoba, kita tidak akan pernah mendapatkan keberhasilan itu.

Semoga bermanfaat..

Kamis, 21 Juni 2012

STUDI KASUS : CLUB MEDITERANIAN, MANFAAT EKONOMI BAGI NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG



TOPIK DISKUSI
Apakah manfaat dan masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap :
a. Negara dengan perekonomian maju (Seperti Italia dan Amerika Serikat)?
b. Negara dengan perekonomian sedang berkembang

Jawab :

Dunia kepariwisataan memang memiliki berbagai dampak ekonomi. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pariwisata juga mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan Nasional suatu negara. selain itu juga para ahli membedakan bahwa dampak ekonomi tersebut bisa berupa efek langsung ( Dirrect Effect ), efek tidak langsung ( Indirrect Effect ) ataupun efek induksi ( Induced Effect ) bagi berbagai komponen yang terlibat di dalamnya. Secara nyata dapat kita ketahui bahwa pengembangan yang dilakukan oleh Club Med dapat memberikan manfaat untuk penjualan, keuntungan, pendapatan, lapangan pekerjaan maupun pajak yang diterima suatu negara. Dampak tersebut bisa langsung dirasakan oleh pelaku jasa wisata seperti : jasa akomodasi, restoran, hiburan, transportasi, pedagang eceran, dan lain – lain. Awalnya memang Club Med hanya ingin mengembangkan usahanya sendiri, namun tanpa disadari tentunya hal tersebut memberikan dampak bagi banyak kalangan.

a.    Manfaat ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap Negara dengan perekonomian maju (Seperti Italia dan Amerika Serikat):
1)   Mendatangkan banyak wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Club Med sehingga menimbulkan peningkatan devisa Negara yang di dapat dari sektor pariwisata.
2)   Membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar Club Med yang berperan sebagai pelaku utama baik sebagai local guide, jasa akomodasi, restoran dan lain sebagainya.
3)   Memiliki posisi yang bersaing di pasar Amerika
4)   Bahwa produk yang dimiliki Club Med memiliki kekuatan dan konsep yang lebih menarik dari paket lainnya di pasaran
5)   Menjaga kelestarian alam sekitar karena konsep dari Club Med itu sendiri adalah pedesaan.
6)   Merk Club Med yang sudah terkenal di seluruh dunia

Masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap Negara dengan perekonomian maju (Seperti Italia dan Amerika Serikat)
1)   Harga kamar di Club Med terlalu mahal sehingga untuk membangun loyalitas dan memenangkan pelanggan baru menjadi jauh lebih sulit
2)   Sistem pedesaan yang dibuat dan menjadi ciri khas dari Club Med sudah ketinggalan zaman
3)   Terlalu pendeknya musim liburan sehingga biaya menjadi mahal utuk bepergian ke pedesaan
4)   Perbandingan gaji karyawan yang tinggi
5)   Club Med mengurangi karyawannya dikarenakan untuk membayar gaji karyawan di sektor lain. Sehingga menimbulkan bertambahnya pengangguran di Negara tersebut
6)   Menurunnya tingkat wisatawan asing yang berkunjung 



b.    Manfaat ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap Negara dengan perekonomian sedang berkembang
1)   Mendatangkan banyak wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Club Med sehingga menimbulkan peningkatan devisa Negara bidang pariwisata
2)   Membuat Negara tersebut lebih terkenal dari sebelumnya karena adanya cabang Club Med di Negaranya
3)   Meningkatkan merek dan menciptakan tingkatan produk baru dibawah ‘payung’ ClubMed
4)   Meningkatkan pertumbuhan pariwisata
5)   Dapat memperkenalkan budaya yang ada di Negara tersebut
6)   Untuk menigkatkan keuntungan, perusahaan telah memperkenalkan satu langkah yaitu memperpanjang musim di beberapa pedesaan, beberapa pedesaan itu dibuka hanya 3 bulan setiap tahunnya.

Masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap Negara dengan perekonomian sedang berkembang
1)   Pemerintah membantu sebagian pendanaan pengembangan Club Med berdasarkan perjanjian kedua belah pihak
2)   Club Med menetapkan aturan-aturan, metode, standard-standar, produk serta mengendalikan pemasaran dan harga
3)   Manajemen merek yang tidak efektif
4)   Produknya terasa lebih mahal di Perancis
5)   Rata-rata pelanggan yang datang berasal dari kelas sosial yang tinggi dengan umur 20-30 tahun sehingga tidak semua kalangan bisa melakukan kegiatan wisata di Club Med.


Semoga bermanfaat..

Kamis, 14 Juni 2012

WAKATOBI


peta wisata Wakatobi


Wakatobi..siapa yang tidak mengenal Wakatobi. Salah satu Taman Nasional yang terletak di Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Kawasan yang merupakan surga bawah laut paling indah di dunia ini merupakan Pariwisata Bahari yang termasuk aktivitas wisata yang sudah lama dikenal dan merupakan pariwisata andalan di Taman Nasional Kepulauan Wakatobi. Kekayaan biota laut ini tidak lain karena hamparan terumbu karang yang sangat luas di sepanjang perairan dengan topografi bawah laut yang berwarna-warni seperti bentuk slopflatdrop-offatoll dan underwater cave


potensi kekayaan dan keindahan bawah laut di Wakatobi


Namun tentulah sangat disayangkan apabila potensi daya tarik wisata tersebut masih belum dikelola secara maksimal. Maka dari itu diperlukan pembenahan 4 hal untuk dapat mendatangkan turis domestik ataupun mancanegara supaya berkunjung ke Wakatobi, menurut Dirjen Kawasan Perairan Laut Wakatobi. Hal tersebut diantaranya ;
1.       Infrastruktur yang mendukung kepariwisataan seperti marina, perhotelan, pengelola diving dan sebagainya.
Hal ini sangat penting karena dengan perbaikan di berbagai infrastrukturnya untuk jasa akomodasi dapat meningkatkan tingkat kenyamanan wisatawan yang menjadikan wisatawan tersebut merasa enjoy dan menghabiskan waktunya dan uangnya untuk beberapa hari disana. Bagaimanapun juga, akomodasi yang nyaman cukup berpengaruh terhadap tingkat kunjungan dan jumlah wisatawan yang akan berkunjung.
2.       Keindahan alamnya harus terus dijaga dengan tetap memperhatikan prinsip – prinsip pengelolaan lingkungan lestari dan keberlanjutan.
Dengan memperhatikan prinsip – prinsip tersebut maka kawasan wisata ini akan tetap lestari dan akan ada pariwisata berkelanjutan sebagai wujud warisan yang kita berikan untuk anak cucu kita agar tetap dijaga dan lestari.
3.       Masyarakat harus ramah dan mampu menjadi pemandu – pemandu wisata yang bisa menjelaskan kepada para wisatawan tentang keindahan alam bawah lautnya di dalam kawasan Wakatobi.
Hal ini sangat penting karena masyarakat setempat memiliki peran utama dalam memberikan informasi yang dibutuhkan wisatawan. Dengan memberdayakan masyarakat setempat sebagai lokal guide, secara otomatis juga membuka lapangan pekerjaan baru yang dapat mensejahterakan masyarakatnya. Selain itu bersikap yang ramah merupakan hal utama yang juga dibutuhkan dalam dunia jasa. Sehingga dengan adanya pelayanan tersebut, wisatawan merasa puas dan nyaman dan akan kembali berkunjung ke tempat wisata tersebut.
4.       Harus mampu menciptakan kondisi yang dapat membuat para wisatawan merasa nyaman untuk datang dan tinggal menginap di Wakatobi.
Hal ini perlu dilakukan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat setempat untuk melakukan kerjasama dalam menciptakan lingkungan atau suasana yang dapat menjadikan wisatawan nyaman ketika berkunjung.

Dengan menerapkan 4 hal tersebut, maka akan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan yang tinggi ke Wakatobi. Tingginya kunjungan wisatawan tersebut, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara secara otomatis juga akan berdampak pada pendapatan perekonomian daerah tersebut menjadi meningkat. Terlebih jika kita mampu mengembangkan industri ekonomi kreatif dengan membuat kerajinan tangan atau cinderamata yang mampu menambah nilai tambah / value added atas suatu barang. Misalnya kerang – kerangan yang merupakan hasil laut yang bisa kita manfaatkan sebagai kerajinan tangan seperti ; pigura, miniatur boneka kecil, hiasan kaca, tirai jendela dan lain sebagainya. Tentunya hal itu dapat meningkatkan nilai ekonomi barang tersebut. Namun diperlukan juga peran serta dari pemerintah untuk memberikan penyuluhan ataupun pelatihan untuk mengembangkan usaha home industri tersebut. Masyarakat sekitar tersebut mendapat pembekalan dari pemerintah dan bisa berlaku sebagai pelaku ekonomi yang memiliki peran sebagai pengusaha jasa akomodasi, restoran, transportasi lokal, pemandu wisata, porter dan bahkan pengrajin yang bisa membantu pemerintah juga dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menekan jumlah pengangguran. Seperti kata menteri Perekonomian juga bahwa negara yang sukses adalah negara yang mampu 80 % masyarakatnya bertindak sebagai wirausaha. Hal ini juga tak luput dari peran dan koordinasi antara pemeritah, masyarakat setempat, lembaga / instansi terkait untuk sama – sama bekerjasama dalam menjaga, merawat serta melestarikan sumber daya alam yang ada demi kesejahteraan bersama. Selain itu juga aksesibilitas untuk menuju kawasan tersebut perlu diperbaiki karena akses merupakan kunci utama wisatawan tertarik untuk berkunjung. Dengan memenuhi seluruh komponen tersebut, maka jumlah kunjungan akan semakin meningkat, tingkat pendapatan ekonomi masyarakatnya meningkat pula yang akan berdampak pada tingginya devisa negara kita yang diperoleh dari sektor pariwisata. Dengan pendapatan devisa negara yang tinggi diharapkan kedepannya dapat menjadikan pariwisata menjadi primadona bagi devisa negara dan Wakatobi menjadi ikon pariwisata di dunia.

Semoga bermanfaat...

Kamis, 03 Mei 2012

Comparison of Tourist Destination between Switzerland and Japan



Switzerland’s most visited tourist destinations :

1. Lucerne



An hours distance from the south of Basle and Zürich, and spectacular mountain views and lake cruises, LUZERN (Lucerne in French and English, Lucerna in Italian) has been one of the Europe's most heavily visited tourist places. Its popularity dates back to the year 1868 when Queen Victoria came for a long holiday in August 1868. A century old steady growth has resulted in the tourist traffic of five millions visiting Lucerne every year. Tourism is the leading source of income, yet the city has been able to retain its charm at all costs.

2. Zurich



Zurich is very famous as the cleanest and most calm and efficient city in Europe. One of the biggest towns of Europe and Switzerland, visiting Zürich gives you a feel at home element where you can finally walk on crowded, multi-ethnic streets, buy a kebab, get a drink after midnight, feel a lived in urban buzz. In the last two years the art and culture in the city has progressed by leaps and bounds, expressing itself in the most tangible form in a host of clubs and a thriving underground dance scene. Once a stereotype, Zurich no longer conveys the traditional essence. The city has now attained a dynamic hue characterized by an exciting city.

3. Geneva Jet D’eau



The Geneva Jet D’eau is a huge fountain in Geneva, Switzerland, and is one of the city’s most renowned landmarks. It is one of the tallest fountains in the world, bulging water up to 140 meters high. Constructed in 1891, it is regarded as one of the symbols of the city of Geneva. It was used as a secure regulator for a hydraulic power network and could reach a height of about 98 feet. In 1891, its beautiful significance was recognized and it was moved to its present position to commemorate the Federal Gymnastics Festival and the 600th anniversary of the Swiss Confederation, on which occurrence it was activated for the first time.

4. Interlaken



Located on lakeside, with a dominance of German-speaking populace in Switzerland, Interlaken offers the winter sport buffs, access to some of the most spectacular skiing in the Alps. Traditionally a 'Summer' resort, Interlaken attracts the winter sports enthusiasts on account of its prime location. Interlaken is known for its healthy climate, as well as the spectacular views. Its excellent hotels and other facilities at reasonable rates during the winter make it an ideal haven for the tourists. Its status became 'official' with the launch of the The Jungfrau Top Ski Region, containing more than 160 Km (100 miles) of trails in ski centers above Grindelwald, all linked to Interlaken by a mountain railway included in a ski pass. The average length of runs in the area is a remarkable six - 12 KM (four - nine miles). With the pass, it has become possible to ski a different ski area every day for a week.

5. The Swiss Alps



The Alps cover three-fifths of the Swiss territory, making Switzerland the second most Alpine country after Austria, where the proportion reaches two-thirds. Setting aside that part of Graubunden which lies to the east of the Hinterrhein Valley - a high valley like the Engadin, which, with its extra-continental climate, is more typical of central Europe - the Swiss Alps, like the French ones, belong to the western Alpine group, that is, to the steepest and most contorted chain.
The best way of seeing the Swiss alps is with one of the scenic trains that frequent the main alpine destinations in Switzerland.

Japan’s most visited tourist destinations :
 
1. Harajuku, Tokyo



Harajuku is the central part of one of the most extreme teenage cultures in Japan. Apart from teenagers, the Harajuku offers shopping for people of different age. In addition, it features a number of historic sights. The most attractive point is believed to be Takeshita Dori (Takeshita Street) along with its side streets arranged by numerous fashion shops, boutiques, clothes stores and fast food outlets.

2. Asakusa, Tokyo



It is one of the few districts of Japan's capital that has maintained the tone of the old Tokyo. The main attraction of Asakusa is Sensoji, a popular Buddhist temple, constructed in the 7th century. The shopping street that leads to the temple is where people can buy different traditional, local snacks, as well as various souvenirs.
Asakusa has been the main entertainment district of Tokyo for a number of centuries. It is worth mentioning that throughout the Edo Period Asakusa was situated outside Toyo's limits. At that time it was the site of kabuki theatres and a popular red light district. At the end of the 19th century and the beginning of 20th century a lot of modern entertainments, such as movies, started developing in the district.

3. Shibuya, Tokyo



This is a district of Japan's capital that is often referred to a shopping and entertainment area, being located around Shibuya Station. The ward is one of the most colorful and busy places within Tokyo. Shibuya is the birthplace of many Japan's most popular fashion and entertainment brands. There are two main rivals that compete for the largest department and fashion store in the district; these are Tokyu and Seibu corporations.

4. Ginza, Tokyo



This is the most prestigious districts in Tokyo in terms of shopping, dining and entertainment. It includes a huge number of department stores, art galleries, restaurants and night clubs. The land here is extremely expensive, for instance a square meter is worth over 10 million yen, which is about $100,000. In Ginza one may find all of the world's leading fashion and cosmetics brand names.
The most suitable time to pay a visit to the district is during a weekend afternoon. This is the time when the central Chuo Dori closes to traffic and turns into a large zone for pedestrians.

5. Kyoto



In the period between 794 and 1868 Kyoto was the capital of Japan and served as the residence of the emperor. Currently it is the seventh largest city in Japan with a population exceeding 1.4 million. The city suffered from many wars and fires. However, because of its historic importance it was not chosen to be the target of an atomic bomb. In addition it was not bombed during the air raids that occurred during the Second World War. Today the city houses numerous temples, shrines and many other historically important constructions. It is probably the second most popular tourist destination in Japan after Tokyo.

The Conclusion :
based on explanation above, both country has a gorgeous tourist destination, but Switzerland and Japan has a different type of tourist destination. Switzerland more greener and environmental friendly than Japan, most of tourist destination in Switzerland are nature tourism. but, Japan more advance technology than Switzerland, and the most of tourist destination are culture tourism. Japan is richer in Culture and Switzerland richer in nature scenery.

now, you can decide what the better tourist destination between Japan and Switzerland, right ?

i think it depends on you, every people has a different opinion ^^

Sabtu, 28 April 2012

Rainbow House


I’m student at STP Sahid Jakarta which came from Surabaya. As a person which far away from my parent, l absolutely live at rent house  which called Rainbow house. Rainbow house located at Kemiri street number 57, Pondok Cabe, Pamulang Tangerang Selatan, the settlement in front of my campus. It’s for about 5 minutes from campus. I like n enjoy my room very much. I feel like my home sweet home because l would stay in there for long time. This is my rent house.



Rainbow house has 3 ( three ) floors, which my room located at second floor. It’s so interested because of every room have a different colour. The price is Rp 300.000,- for each person if we join for one room. But, we just pay Rp 450.000,- if we would like to stay alone. It’s so reasonable price with a facilities such as :
·         Mattress, included 1 pillow + bolsters
·         Cupboard
·         One small table
·         Bookcase
·         Bathroom inside with a nice shower and toiletries box
·         Mini kitchen at first floor
·         Trash bin in front of the room




My Bedroom



My Bathroom


It’s so nice, l enjoyed it. Eventhough  l’m so far with my parent, my rent house like my home sweet home. The owner of this rent house also stay in there, so for security and convenient are guaranteed. The environmnent so clean because the owner always clean up it two times a week. Please, don’t confused to looking for the rent house. Rainbow house always available for us. Don’t think it so much, it’s limited edition. Rainbow house give a lot of colourful of loves and pleasurable.



Jumat, 27 April 2012

CAGAR ALAM RIUNG


Gb. Pesona Cagar Alam Riung



Letak dan Luas Kawasan
Cagar Alam Laut Riung yang terletak di kawasan barat bagian utara Pulau Flores, secara administratif pemerintahan berada di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Kawasan yang berbatasan langsung dengan bagian barat Taman Wisata Alam Tujuh Belas Pulau dan jaraknya sekitar 80 kilometer dari Bajawa, Ibukota kabupaten Ngada ini mempunyai luas sekitar 2000 hektar.

Sejarah Kawasan
Kawasan Cagar Alam  Riung merupakan salah satu Kawasan Suaka Alam yang ditunjuk dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan nomor : 589/Kpts-II/1996 tanggal 16 September 1996 dengan luas 2000 hektar, merupakan SK Perubahan Fungsi setelah dilakukan pemisahan antara Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung dengan Cagar Alam Laut Riung.

Potensi Kawasan
a.       Kondisi Ekosistem
Kawasan Cagar Alam Riung merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan kering dengan vegetasi campuran dan hutan mangrove.

b.      Flora
Jenis – jenis flora yang ada di Cagar Alam Riung antara lain jenis waru ( Hibiscus tiliacius ), ketapang ( Terminalia cattapa ), kemiri ( Aleurites molucana ), kepuh ( Sterculiafoetida ), pandan ( Pandanus tectorius ), cendana ( Santalum album ), jati ( Tectona grandis ), kesambi ( Schleichera oleosa ), johar ( Cassia Siamea ), mangga ( Mangivera indica ), asam ( Tamarindus indica ), sengon laut ( Albizia falcataria ), kabesak ( Acacia leucocephala ), nyamplung ( Callophylum inopphylum ), kayu manis ( Cinanionium burmanii ), ampupu ( Eucalyptus urophylla ), serta jenis bakau – bakauan seperti Rhizophora sp, Bruguiera gymnoriza dan Sonneratia sp.
Tanaman Bakau yang merupakan salah satu jenis flora di C.A Riung


c.       Fauna
Aneka jenis fauna yang hidup di kawasan ini diantaranya adalah Kadal raksasa komodo atau dikenal dengan nama daerah setempat mbou ( Varanus komodoensis ), rusa ( Cervus timiorensis ), landak ( Zaglossus sp ), kera ( Macaca sp ), musang ( Paradoxurus haenzaproditus ), biawak timor ( Varanus tiniorensis ), kuskus ( Phalanges sp ), ayam hutan ( Gallus galus ), buaya ( Crocodylus porosus ), serta berbagai jenis burung misalnya elang ( Elanus sp ), burung kakatua ( Cacatua sulphurea ), bluwok atau bangau putih ( Egretta sacra ), sandang glawe atau bangau hitam ( Ciconia episcopus ), tekukur ( Streptopelia chinesis ), burung nuri ( Lorius domicella ), burung gosong atau burung wontone, ( Megapodius reinwardtii ), kelelawar ( Pteropsus veropirus ) serta penyu hijau ( Chelonia mydas ) dan jenis – jenis biota laut seperti duyung ( Dugong dugon ), lumba – lumba, dan pans ( Physister catodon ) serta aneka ikan hias yang hidup di karang – karang. Oleh karena potensi sumber daya alamnya tersebut maka kawasan ini ditetapkan sebagai cagar alam.
Komodo salah satu 7 keajaiban dunia yang ada di C.A Riung


Fasilitas Yang Tersedia
Hingga saat ini belum tersedia fasilitas, baik sarana dan prasarana pengelolaan, penelitian, maupun fasilitas lainnya.

Aksesibilitas ke Kawasan
Untuk mengunjungi Cagar Alam Riung, para pengunjung dapat menggunakan beberapa jalur, yaitu jalur udara, jalur laut dan jalur udara sebagai berikut :
Jalur Udara : Jalur ini dapat ditempuh dengan pilihan rule sebagai berikut :
·         Kupang – Ende dengan pesawat foker 27 dan foker 28 sekitar 1 jam dan 45 menit setiap harinya, dilanjutkan dengan perjalanan darat Ende – Riung – lokasi Cagar Alam Riung.
·         Kupang – Ruteng dengan pesawat foker 27 sekitar 1 jam dan 30 menit setiap harinya, dilanjutkan dengan perjalanan darat Ruteng – Riung – Cagar Alam Riung.
Jalur Laut : Jalur ini dapat ditempuh dengan pilihan rute sebagai berikut :
·         Kupang – Ende dengan kapal Fery ( sekitar 8 jam ), rata – rata seminggu dua kali, dilanjutkan dengan perjalanan darat dari Ende – Riung sekitar 5 jam dan dilanjutkan ke lokasi Cagar Alam Riung.
·         Kupang – Ende dengan kapal PELNI ( sekitar 8 jam ), 2 minggu sekali, dilanjutkan dengan perjalanan darat dari Ende – Riung sekitar 5 jam dan dilanjutkan ke lokasi Cagar Alam Riung.

Traumagic Experience got Famous Fashion Designer



Texas News,
Tuesday, 12th April 2012 there is crime happened in front ATM near Pondok Indah Mall ( PIM ). This criminal be fall a fashion designer for wedding party, Ms Rina Kurniawati ( 25 ). It’s happened at 10.00 pm, while she just joined a small meeting with her old friend who want hold a wedding ceremony.
Firstly, she got a meeting with her friend to talk about the event of wedding ceremony. The meeting held at Sushite Restaurant at 9.00 pm. After finished the meeting, they went to the parking area. But, the victim forgot to take a cash money and went to ATM to take it. Few minutes after took the money, suddenly two mans approached her and point her with knife, intimidated want to kill her if she wouldn’t give a money. The victim so shock and give her wallet and jewelry to them. Total amount for this crime for about 16 millions. After the crime happened she report to security office. Unfortunatelly, security didn’t get the thiefs because of the thiefs run so fast.  Security just advised her as long as possible to report this crime to policeman. Eventhough there is no injured, she got a trauma because this was the first experience for her. Her car is save which park to the mall. After this bad experience, she didn’t want to go to this mall and be afraid to go to ATM alone. We wish it is the first and the last time for her to get this bad experience. So, please mind your step and keep your valuables goods if you go to everywhere.
















Selasa, 17 April 2012

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH WISATA : ECOTOURISM DAN KESEIMBANGANNYA DALAM PENJELASAN TEKNIK PEMANDUAN WISATA


  1. Bagaimanakah cara mengembangkan daerah wisata saat ini dengan keadaan indonesia yang sekarang ini selalu mengalami bencana alam seperti banjir dan longsor di beberapa daerah?

Indonesia merupakan negeri yang sangat kaya akan potensi wisatanya yang sangat indah. Namun masih banyak potensi wisata yang masih kurang dan belum tereksplorasi dengan maksimal yang disebabkan oleh berbagai kendala, seperti bencana alam banjir dan longsor di beberapa daerah. Hal ini menjadi tugas kita sebagai generasi penerus dan masyarakat sekitar untuk turut membantu dalam merawatnya, dengan cara tidak membuang sampah sembarangan yang akan menyebabkan terjadinya banjir. Selain itu juga tidak untuk melakukan penambangan liar di kawasan pegunungan yang memicu terjadinya longsor. Karena semakin sering kita mengambil pasir di daerah tersebut, maka daerah tersebut akan semakin keropos dan mudah terjadi longsor. Diharapkan juga peran dari pemerintah untuk turut serta dalam pelaksanaan, pengawasan serta pendanaan dalam perbaikan infrastruktur sarana dan prasana di kawasan wisata tersebut. Terlebih untuk perbaikan jalan sebagai akses utama untuk menuju ke lokasi wisata tersebut. Kebanyakan akses untuk menuju ke kawasan wisata masih kurang bagus sehingga masih sedikit minat wisatawan untuk berkunjung kesana. Sangat disayangkan sekali potensi wisata ini masih kurang maksimal dalam pengelolaannya. Taklupa pula yaitu semakin diperketat peraturan – peraturan untuk tidak membuang  sampah sembarangan atau melakukan penambangan liar, dengan pemberian sanksi atau denda yang sesuai. Sehingga diharapkan ada peran serta antara pemerintah, masyarakat, kaum pelajar ataupun kita sebagai penerus generasi muda untuk sadar lingkungan, ikut berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan agar tetap terjaga kelestariannya.

  1. Apa tujuan dari perluasan daerah tujuan wisata? 

Tujuan dari perluasan daerah tujuan wisata sendiri yaitu untuk mencanangkan suistanable tourism atau pariwisata berkelanjutan yang diharapkan ke depannya semakin berkembang daerah tujuan wisata tersebut. seperti contoh yaitu Taman Nasional Gunung Halimun Salak atau yang lebih dikenal TNGHS yang awalnya adalah suaka alam yang sekarang diganti menjadi Taman Nasional. Hal ini dilakukan karena diperlukan campur tangan manusia juga untuk membantu konservasi dan kelestarian lingkungan. Selain itu juga masih banyak daerah yang menjadi tempat konservasi alam agar tetap lestari. Sehingga semakin luas suatu daerah tujuan wisata, semakin luas juga daerah yang menjadi tempat konservasi, tempat yang dikelola dan dirawat agar tetap lestari.

  1. Taman Nasional Gunung Salak adalah salah satu suaka di Indonesia, sama seperti Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango Cibodas Jawa Barat, tetapi kebanyakan orang lebih memilih Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango Cibodas. 
Kebanyakan orang lebih memilih Taman Nasional Gunung Gede Pangrango karena dari segi aksesibilitas lebih mudah kesana daripada ke Taman Nasional Gunung Salak. Jalanan juga bagus, beraspal dan tidak banyak berlubang yang sangat berbahaya sekali bagi pengendara. Selain itu juga di Taman Nasional halimun Salak masih tinggi resiko longsor. Sehingga banyak orang yang lebih memilih berkunjung ke TN Gunung Gede Pangrango. Atraksi dan pesona wisata disana juga sudah dikelola dan dikemas semenarik mungkin.

  1. Apakah Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango Cibodas mempunyai kelebihan dariTaman Nasional Gunung Salak

Iya, dari segi aksesibilitas juga lebih mudah untuk menuju ke TN Gunung Gede Pangrango. Dari segi atraksi dan pesona wisatanya, pemerintah dan pengelola lebih intensif lagi dalam mengelolanya. Terlebih Taman nasional Gunung Gede Pangrango ini merupakan habitat atas Owa Jawa, Elang Jawa, surili dan Lutung yang merupakan hewan langka yang hampir punah. Sehingga eksistensi Taman Nasional ini sangat dibutuhkan sekali.

  1. Bagaimana cara mengembangkan daerah Taman Nasional Gunung Salak pada saat kondisi seperti ini yg dimana sering terjadi bencana alam 

Cara pengembangan TN gunung salak yaitu dengan memaksimalkan informasi mengenai gejala – gejala timbulnya longsor, sehingga bisa diprediksi kapan longsor tersebut terjadi agar tidak menimbulkan banyak korban. Selain itu diperlukan peran masyarakat lokal untuk ikut menjaga lingkungan sekitarnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, ikut berpartisipasi membersihkan sampah – sampah sekitar minimal 2 minggu sekali. Serta tindakan tegas dari pemerintah dengan memberikan sanksi yang setimpal bagi orang yang melakukan penambangan pasir liar yang dapat menyebabkan longsor.

  1. Bagaimana peran masyarakat dan pemda setempat dalam mengembangkan daerah Taman Nasional Gunung Salak untuk kedepannya?

Peran masyarakat sangat penting sekali, terlebih sebagai pengelola maupun pelaksana pelaku ekonomi di dalamnya. Selain masyarakat sekitar bertindak sebagai penyedia jasa akomodasi, restoran, transportasi local, local guide ataupun porter juga bias menjadi media promosi atas daerah tujuan wisata tersebut. Diharapkan ada awwarness masyarakat atas tempat tersebut, bukan hanya sebagai media untuk perekonomian mereka. Namun juga harus menjadi pelaku yang berpartisipasi untuk menjaga kelestarian lingkungannya. Dengan pelayanan yang baik, ramah tamah, situasi dan kondisi yang bagus akan mampu menjadikan tempat tersebut semakin ramai dikunjungi wisatawan. Selain itu diperlukan juga campur tangan dari pemerintah untuk menetapkan kebijakan – kebijakan yang berlaku. Terutama untuk peran dalam berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan. Perlu juga perhatian untuk perbaikan infrastruktur atas sarana dan prasana yang ada, terlebih untuk akses menuju kesana, yang merupakan hal utama untuk mendatangkan wisatawan untuk berkunjung disana. Dengan adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah, maka akan tercipta suatu daerah yang sangat berpotensi tinggi mendatangkan wisatawan untuk berkunjung kesana.


Minggu, 08 April 2012

Sisi Lain Dibalik Muara Angke

Ecotourism ??? Sebuah kata yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Ecotourism atau ekowisata merupakan salah satu kegiatan perjalanan wisata yang dikemas secara profesional, terlatih dan memuat unsur pendidikan, sebagai suatu sektor / usaha ekonomi yang mempertimbangkan warisan budaya, partisipasi dan kesejahteraan penduduk lokal serta upaya – upaya konservasi sumberdaya alam dan lingkungan. Aktivitas yang padat, kesibukan serta rutinitas harian yang menjenuhkan membuat kita semua membutuhkan refreshing. Namun, setiap individu memiliki bentuk kesenangan yang berbeda. Maka seiring berjalannya waktu, dinamika dan kesenangan setiap orang juga ikut berubah setiap saat. Keaslian serta keunikan alam dan budaya pun mulai diperhatikan. Bagi sebagian orang mungkin tak hanya kita bersenang – senang atau refreshing, tetapi juga memuat unsur pendidikan. Salah satu alternatif pariwisata yang terletak di pesisir Jakarta Utara adalah Suaka Margasatwa Muara Angke. Suaka Margasatwa Muara Angke adalah adalah salah satu kawasan konservasi yang ditujukan sebagai daerah perlindungan satwa liar dan keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya, dikembangkan untuk tujuan penelitian, pendidikan dan wisata. Jadi, ini merupakan jenis wisata minat khusus yang tidak semua wisatawan menginginkannya. Selain itu juga jumlah wisatawan yang berkunjung terbatas, yaitu maksimal 50 orang setiap harinya. Dahulunya tempat wisata ini merupakan Cagar Alam Muara Angke yang kemudian dirubah menjadi Suaka Margasatwa Muara Angke pada tanggal 26 November 1998 dengan keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 755/Kpts-II/1998.
Suaka Margasatwa yang memiliki luas 25,02 Ha ini terletak di dekat Perumahan Pantai Indah Kapuk ( PIK ). Sekitar 6 km dari Taman Wisata Alam ( TWA ) Muara angke. Untuk sampai ke kawasan ini paling mudah lewat tol dalam kota Jakarta, keluar tol di Pluit. Setelah itu ikuti jalan melintasi Mega Mall Pluit, masuk Jl. Muara karang lalu belok kiri masuk ke Pantai Indah kapuk. Setelah menyebrangi jembatan sekitar 50 m dari gerbang, di sebelah kanan adalah Suaka Margasatwa Muara Angke. Mobil / motor dapat diparkir di komplek ruko Mediterania Niaga, bersebrangan dengan pintu masuk kawasan ini. Sebelum kita mengunjungi kawasan wisata ini, wajib bagi kita untuk mengurus perijinan SIMAKSI ( Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi ) di Kementrian Kehutanan yang terletak di Jalan Salemba Raya no 9, Jakarta Pusat. Untuk mendapatkan SIMAKSI kita harus melengkapi persyaratan, diantaranya : surat rekomendasi dari instansi yang terkait, proposal kegiatan, kartu tanda pengenal bagi seluruh wisatawan yang akan berkunjung, serta sanggup untuk mentaati peraturan yang ditetapkan bagi kelestarian kawasan konservasi ini. Setelah melakukan kunjungan juga kita wajib memberikan laporan tertulis atas hasil kunjungan kita disana dengan waktu pengumpulan laporan maksimal 15 hari setelah kunjungan. Setelah semua persyaratan terpenuhi, SIMAKSI dapat dikeluarkan dan di tanda tangani oleh Kepala BKSDA ( Balai Konservasi Sumber Daya Alam ), Bapak Ir. Ahmad Saerozi.
Suaka Margasatwa Muara Angke merupakan salah satu benteng terakhir di kawasan utara Jakarta, terdiri dari vegetasi mangrove yang merupakan tempat mencari makan burung – burung air dari sekitar Jakarta terutama dari Kepulauan Seribu dan Pulau Rambut. Namun kini kawasan konservasi ini mulai terdesak dengan pembangunan perumahan – perumahan di sekitarnya. Sampah – sampah banyak sekali hanyut dan tergenang di sekitar sungai angke, sehingga sering dilakukan pembersihan sampah di sungai secara berkala setiap 2 minggu sekali. Komponen utama di kawasan ini yaitu vegetasi mangrove. Adapun jenis tumbuhan yang ada antara lain : Api – api ( Avicenia marina ), Bakau bandul ( Rhyzopora mucronata ), Pidada ( Soneralia caseolaris ), Buta – buta ( elphelaria agallocha ) dan Nipah ( Nypa fruticans ). Sedangkan jenis satwa yang ada di kawasan ini diantaranya : 74 jenis burung air , seperti bubut jawa, kuntul, burung madu dll. Selain itu juga terdapat biawak ( Varanus Salvator ), ular sanca ( Phyton reticulatus ), ular cobra ( Naja sputatrix ) dan ada juga jenis kera ekor panjang ( Macaca fascicularis ).


Sebagai kawasan yang merupakan vegetasi mangrove dengan berbagai jenisnya, tentunya apakah kita tahu manfaat dari mangrove itu sendiri ??? selain sebagai penahan abrasi di daerah pesisir pantai, tanaman mangrove dapat juga diolah sebagai bahan makanan, minuman, kosmetik, obat dan juga sabun. Seperti contoh yaitu tanaman api – api. Dari kulit batangnya dimanfaatkan sebagai obat penyakit kulit, daunnya dijadikan sebagai pakan ternak dan sumber tanin, buahnya dijadikan sebagai tepung bahan dasar makanan. Untuk tanaman jenis pidada dapat diolah menjadi sirup, selai pidada dan dodol pidada. Bahkan saat buahnya masih muda juga bisa dijadikan campuran bahan rujak buah. Sungguh menarik sekali, banyak manfaat yang dihasilkan dari tanaman mangrove ini. Ini merupakan salah satu kearifan tradisional masyarakat sekitar ekosistem mangrove yang memanfaatkan mangrove sebagai bahan makanan namun tetap menjaga kelestarian ekosistem mangrove itu sendiri. Karena peranan ekosistem mangrove dalam keseimbangan ekosistem pesisir sangat penting. Sehingga selain kawasan ini dijadikan sebagai lingkungan ekowisata, namun kita bisa memanfaatkan buah dan daunnya dengan tetap kita jaga kelestariannya. Untuk menunjang kawasan ini sebagai Pusat Pendidikan lahan basah, sarana dan prasarana juga dilengkapi dengan boardwalk sepanjang 843 meter sebagi arena untuk kita berkeliling melihat pemandangan sekitar kawasan, birdwatching sebagai tempat untuk memantau tempat berkumpulnya burung yang sedang bertengger dan berkicau di pepohonan, plasa, gate atau gapura dan juga pos jaga.  


Sungguh pengalaman yang sangat berharga sekali kita dapat mengunjungi Suaka Margasatwa Muara Angke, menkmati keindahan alam serta mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tanpa mengeluarkan biaya tiket masuk. Hanya dengan mengurus ijin SIMAKSI yang dikeluarkan Balai KSDA kita sudah dapat mengunjungi kawasan Muara Angke ini. Kawasan ini terbuka untuk semua kalangan, baik pelajar dari PAUD sampai perguruan tinggi dan juga untuk masyarakat umum. Namun setelah kita menikmati kunjungan disana, jangan lupa untuk berkontribusi untuk ikut menanam pohon sebagai bentuk partisipasi kita terhadap kelestarian lingkungan.  Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan berpartisipasi untuk tetap menjaga kelestariannya ???

Semoga bermanfaat....